Dalam dunia pemasaran digital yang kompetitif, sebuah landing page bukan sekadar halaman web biasa. Ia adalah pintu gerbang utama yang dirancang khusus untuk satu tujuan: mengubah pengunjung menjadi prospek atau pelanggan. Keberhasilan ini sangat bergantung pada bagaimana setiap elemen atau komponen landing page tersebut dirancang dan dioptimalkan.

Memahami dan mengimplementasikan komponen-komponen landing page yang efektif adalah kunci untuk memaksimalkan tingkat konversi Anda. Mulai dari teks yang menarik perhatian hingga ajakan bertindak yang jelas, setiap bagian memainkan peran vital. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap komponen esensial yang harus ada dalam landing page Anda, memastikan Anda siap membangun halaman yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga sangat fungsional.

Pentingnya Landing Page yang Efektif

Apa itu Landing Page?

Landing page adalah halaman web mandiri yang dibuat khusus untuk kampanye pemasaran atau periklanan. Ini adalah tempat di mana pengunjung ‘mendarat’ setelah mengklik iklan, email marketing, atau tautan dari media sosial. Berbeda dengan halaman web biasa, landing page dirancang dengan satu tujuan tunggal yang jelas, seperti mengumpulkan informasi kontak, mendorong penjualan, atau mengunduh aset digital.

Fokus tunggal ini memungkinkan landing page untuk meminimalkan gangguan dan mengarahkan perhatian pengunjung langsung ke ajakan bertindak (CTA) yang diinginkan. Ini adalah alat yang sangat ampuh dalam strategi perolehan prospek dan konversi, karena memungkinkan Anda untuk mengukur efektivitas kampanye secara lebih akurat.

Mengapa Komponen itu Penting?

Setiap komponen dalam landing page memiliki peran spesifik dalam membimbing pengunjung menuju konversi. Mengabaikan satu elemen saja dapat mengurangi efektivitas keseluruhan halaman. Misalnya, headline yang lemah dapat membuat pengunjung langsung pergi, sementara CTA yang tidak jelas bisa membuat mereka bingung apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Integrasi yang harmonis dari semua komponen menciptakan pengalaman pengguna yang mulus dan meyakinkan. Ini bukan hanya tentang memiliki semua elemen, tetapi juga tentang bagaimana elemen-elemen tersebut bekerja sama untuk menyampaikan pesan Anda dan mendorong tindakan yang diinginkan. Pemilihan dan penempatan komponen yang tepat adalah fondasi untuk landing page yang berkinerja tinggi.

Tujuan Utama Landing Page

Tujuan utama dari landing page bervariasi tergantung pada kampanye, tetapi umumnya berkisar pada pengumpulan prospek atau penjualan langsung. Beberapa tujuan umum meliputi:

  • Mengumpulkan Informasi Kontak: Melalui formulir, untuk membangun daftar email atau prospek penjualan.
  • Menjual Produk/Layanan: Mengarahkan pengunjung untuk melakukan pembelian.
  • Mengunduh Sumber Daya: Seperti e-book, whitepaper, atau studi kasus.
  • Mendaftar Acara/Webinar: Mengajak partisipan untuk bergabung dalam acara tertentu.

Dengan tujuan yang jelas, setiap komponen landing page dapat diselaraskan untuk mendukung tujuan tersebut, memastikan setiap elemen berkontribusi pada tingkat konversi yang optimal.

Baca Juga: Manfaat Landing Page untuk Bisnis: Tingkatkan Konversi 2026

Headline Utama (Main Headline)

Daya Tarik Pertama Pengunjung

Headline utama adalah hal pertama yang dilihat pengunjung di landing page Anda. Ini adalah kesempatan Anda untuk menarik perhatian mereka dalam hitungan detik dan menyampaikan proposisi nilai utama Anda. Headline yang kuat harus jelas, ringkas, dan relevan dengan iklan atau sumber yang membawa pengunjung ke halaman tersebut. Ini harus segera menjawab pertanyaan “Apa ini?” dan “Mengapa saya harus peduli?”.

Sebuah headline yang efektif tidak hanya menarik perhatian tetapi juga memicu rasa ingin tahu atau urgensi. Ini adalah jangkar yang menahan pengunjung di halaman Anda dan mendorong mereka untuk terus membaca. Tanpa headline yang kuat, bahkan konten terbaik sekalipun mungkin tidak akan pernah dilihat.

Tips Menulis Headline yang Kuat

Untuk menulis headline yang memukau, pertimbangkan tips berikut:

  • Jelas dan Ringkas: Hindari jargon dan sampaikan pesan utama Anda dalam beberapa kata.
  • Berorientasi pada Manfaat: Fokus pada apa yang akan didapatkan pengunjung, bukan hanya fitur produk.
  • Spesifik: Sertakan angka atau detail konkret jika memungkinkan untuk meningkatkan kredibilitas.
  • Memicu Emosi: Gunakan kata-kata yang membangkitkan rasa ingin tahu, kegembiraan, atau urgensi.
  • Relevan dengan Sumber Lalu Lintas: Pastikan headline sesuai dengan iklan atau tautan yang mengarahkan pengunjung.

Pengujian A/B sering kali diperlukan untuk menemukan headline yang paling efektif untuk audiens Anda. Jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai formulasi.

Contoh Headline Efektif

Berikut adalah beberapa contoh headline yang efektif:

  • “Dapatkan E-book Gratis: Rahasia Meningkatkan Konversi Bisnis Anda”
  • “Hemat 50% untuk Langganan Tahunan Kami – Penawaran Terbatas!”
  • “Ubah Ide Anda Menjadi Website Profesional dalam Hitungan Menit”

Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana headline dapat secara langsung menyampaikan manfaat, penawaran, atau solusi, mendorong pengunjung untuk terus menjelajahi halaman.

Artikel Terkait :  Manfaat Website untuk UMKM: Tingkatkan Bisnis Anda 2026

Baca Juga: Contoh Landing Page Terbaik & Strategi Optimasi 2026

Sub-headline

Penjelasan Lebih Lanjut

Sub-headline berfungsi sebagai jembatan antara headline utama yang menarik perhatian dan salinan iklan (body copy) yang lebih detail. Ini memberikan konteks tambahan atau penjelasan lebih lanjut tentang proposisi nilai yang telah disebutkan dalam headline. Dengan kata lain, sub-headline memperluas janji atau pertanyaan yang diajukan oleh headline utama, memberikan alasan lebih lanjut bagi pengunjung untuk tetap berada di halaman.

Sub-headline biasanya lebih panjang dari headline utama tetapi tetap harus ringkas dan mudah dicerna. Ini adalah kesempatan Anda untuk memperkuat pesan utama dan mempersiapkan pengunjung untuk informasi yang lebih mendalam yang akan mereka temukan di bagian body copy.

Peran Pendukung Headline Utama

Peran utama sub-headline adalah mendukung dan memperkuat pesan headline. Jika headline menangkap perhatian, sub-headline harus mempertahankannya dengan memberikan informasi yang lebih meyakinkan. Ini dapat dilakukan dengan:

  • Menjelaskan manfaat utama secara lebih rinci.
  • Menyebutkan fitur kunci yang relevan.
  • Menyampaikan urgensi atau kelangkaan.
  • Mengatasi keberatan umum.

Sub-headline yang dirancang dengan baik akan bekerja sama dengan headline utama untuk menciptakan narasi yang kohesif, membimbing pengunjung secara logis menuju pemahaman penuh tentang penawaran Anda.

Baca Juga: Strategi Ampuh Tingkatkan Konversi Landing Page 2026

Visual Menarik (Gambar/Video)

Kekuatan Visual dalam Konversi

Visual, baik itu gambar atau video, adalah komponen landing page yang sangat kuat. Manusia adalah makhluk visual, dan gambar dapat memproses informasi jauh lebih cepat daripada teks. Visual yang relevan dan berkualitas tinggi dapat segera menyampaikan emosi, manfaat, dan nilai produk atau layanan Anda, bahkan sebelum pengunjung membaca satu kata pun.

Visual yang baik tidak hanya mempercantik halaman, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas. Ini membantu pengunjung memvisualisasikan diri mereka menggunakan produk atau merasakan manfaatnya, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keinginan untuk berkonversi. Video, khususnya, dapat menjelaskan konsep yang kompleks dengan cara yang menarik dan mudah dicerna.

Jenis Visual yang Tepat

Pemilihan jenis visual sangat penting. Pertimbangkan hal berikut:

  • Gambar Produk Berkualitas Tinggi: Tunjukkan produk Anda dari berbagai sudut, dalam penggunaan nyata.
  • Gambar Pahlawan (Hero Image): Gambar besar yang dominan di bagian atas halaman, menangkap esensi penawaran Anda.
  • Infografis: Untuk menyajikan data atau proses yang kompleks secara visual.
  • Video Demonstrasi: Menjelaskan cara kerja produk atau layanan.
  • Video Testimonial: Menampilkan pelanggan yang puas berbagi pengalaman mereka.

Pastikan visual Anda relevan dengan penawaran dan audiens target Anda. Hindari gambar stok generik yang tidak memiliki koneksi emosional.

Penempatan dan Relevansi

Penempatan visual harus strategis. Gambar pahlawan biasanya ditempatkan di bagian atas, di samping atau di bawah headline utama. Video sering kali ditempatkan di “above the fold” (bagian yang terlihat tanpa perlu scroll) untuk menarik perhatian segera. Pastikan visual tidak terlalu membebani halaman sehingga memperlambat waktu muat.

Relevansi adalah kunci. Setiap gambar atau video harus mendukung pesan utama landing page dan membantu mengklarifikasi penawaran Anda. Visual yang tidak relevan atau menyesatkan dapat membingungkan pengunjung dan merusak kredibilitas Anda, sehingga mengurangi tingkat konversi.

Baca Juga: Perbedaan Website dan Landing Page: Panduan Lengkap

Salinan Iklan (Body Copy)

Menjelaskan Manfaat, Bukan Fitur

Salinan iklan atau body copy adalah tempat Anda menjelaskan penawaran Anda secara lebih rinci. Kesalahan umum adalah berfokus terlalu banyak pada fitur produk. Sebaliknya, fokuslah pada manfaat yang akan diperoleh pengunjung. Bagaimana produk atau layanan Anda akan menyelesaikan masalah mereka, meningkatkan hidup mereka, atau membantu mereka mencapai tujuan? Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh body copy Anda.

Gunakan bahasa yang mudah dipahami, hindari jargon teknis, dan tulis dengan nada yang sesuai dengan merek Anda. Setiap paragraf harus mengalir secara logis, membangun argumen yang kuat mengapa pengunjung harus mengambil tindakan yang Anda inginkan.

Struktur Salinan yang Membujuk

Struktur body copy yang efektif sering kali mengikuti pola yang terbukti:

  1. Identifikasi Masalah: Mulai dengan mengakui masalah atau tantangan yang dihadapi audiens Anda.
  2. Perkenalkan Solusi: Sajikan produk atau layanan Anda sebagai solusi yang efektif.
  3. Jelaskan Manfaat: Rincikan bagaimana solusi Anda akan membantu mereka.
  4. Berikan Bukti: Sertakan testimonial, statistik, atau studi kasus (jika belum ada di bagian bukti sosial).
  5. Panggil untuk Bertindak (CTA): Arahkan mereka ke langkah selanjutnya.

Gunakan sub-heading, poin-poin, dan paragraf pendek untuk memecah teks dan membuatnya lebih mudah dibaca. Ini akan membantu pengunjung mencerna informasi penting dengan cepat.

Penggunaan Poin-Poin Penting

Poin-poin (bullet points) adalah cara yang sangat efektif untuk menyajikan informasi kunci secara ringkas dan mudah dipindai. Mereka memecah blok teks yang besar, membuatnya lebih mudah bagi pengunjung untuk menyerap manfaat atau fitur penting tanpa harus membaca setiap kalimat.

Gunakan poin-poin untuk:

  • Daftar manfaat utama.
  • Fitur-fitur penting produk.
  • Langkah-langkah dalam proses.
  • Keunggulan kompetitif.

Setiap poin harus singkat, jelas, dan berorientasi pada manfaat. Ini adalah salah satu komponen landing page yang paling sering diabaikan namun sangat berdampak pada keterbacaan.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Konversi Landing Page 2026

Formulir (Form)

Mengumpulkan Informasi Pengunjung

Formulir adalah komponen krusial pada landing page yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari pengunjung, mengubah mereka menjadi prospek. Informasi yang dikumpulkan dapat bervariasi, mulai dari nama dan alamat email hingga detail yang lebih spesifik seperti jabatan atau ukuran perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk memungkinkan Anda melanjutkan komunikasi dengan prospek tersebut.

Artikel Terkait :  Cara Meningkatkan Konversi Landing Page 2026

Desain dan panjang formulir harus disesuaikan dengan nilai penawaran Anda. Untuk penawaran gratis seperti e-book, formulir yang singkat dengan hanya meminta nama dan email sudah cukup. Namun, untuk penawaran bernilai tinggi seperti demo produk, Anda mungkin memerlukan informasi lebih lanjut.

Desain Formulir yang Optimal

Desain formulir sangat memengaruhi tingkat penyelesaian. Beberapa praktik terbaik meliputi:

  • Tempatkan di Atas Lipatan (Above the Fold): Jika memungkinkan, agar mudah terlihat.
  • Minimalkan Bidang Input: Hanya minta informasi yang benar-benar Anda butuhkan. Setiap bidang tambahan dapat menurunkan tingkat konversi.
  • Label yang Jelas: Setiap bidang harus memiliki label yang jelas tentang informasi apa yang diminta.
  • Validasi Input: Berikan umpan balik instan jika ada kesalahan input.
  • Tombol Kirim yang Menarik: Gunakan teks CTA yang jelas dan persuasif pada tombol kirim.

Pastikan formulir Anda berfungsi dengan baik di semua perangkat dan browser. Formulir yang rusak atau sulit digunakan akan langsung membuat pengunjung pergi.

Pertimbangan Privasi Data

Dalam era kesadaran privasi data yang tinggi, penting untuk meyakinkan pengunjung bahwa informasi mereka aman. Sertakan tautan ke kebijakan privasi Anda di dekat formulir dan jelaskan secara singkat bagaimana data mereka akan digunakan. Misalnya, “Kami tidak akan pernah membagikan email Anda kepada pihak ketiga.”

Transparansi ini membangun kepercayaan dan dapat meningkatkan kesediaan pengunjung untuk mengisi formulir. Mematuhi peraturan privasi data seperti GDPR atau CCPA juga sangat penting untuk menghindari masalah hukum dan menjaga reputasi merek Anda.

Baca Juga: Mengatasi Kesalahan Umum Landing Page & Tingkatkan Konversi | 2026

Ajakan Bertindak (Call to Action – CTA)

Tujuan Utama dari Landing Page

CTA adalah inti dari setiap landing page; ini adalah instruksi tunggal yang Anda ingin pengunjung lakukan. Tanpa CTA yang jelas dan menarik, semua kerja keras Anda dalam membuat headline, body copy, dan visual yang sempurna akan sia-sia. CTA harus menonjol secara visual dan secara tekstual.

Ini adalah momen krusial di mana pengunjung membuat keputusan untuk berkonversi atau tidak. Oleh karena itu, CTA harus dirancang untuk menghilangkan keraguan dan mendorong tindakan instan.

Desain dan Penempatan CTA

Desain CTA harus membuatnya menonjol dari elemen lain di halaman. Gunakan warna kontras yang menarik perhatian tetapi tetap selaras dengan branding Anda. Ukuran tombol harus cukup besar agar mudah diklik, terutama di perangkat seluler.

Penempatan CTA juga sangat penting. Idealnya, CTA harus terlihat di “above the fold” dan juga diulang di bagian bawah halaman atau setelah setiap bagian penting dari informasi. Pastikan ada cukup ruang putih di sekitar CTA agar tidak terlihat sesak.

Teks CTA yang Mendorong

Teks pada tombol CTA harus spesifik dan berorientasi pada manfaat. Hindari kata-kata generik seperti “Kirim” atau “Klik Di Sini”. Sebaliknya, gunakan frasa yang menjelaskan apa yang akan didapatkan pengunjung setelah mengklik, atau apa langkah selanjutnya yang akan terjadi. Contohnya:

  • “Dapatkan E-book Gratis Anda Sekarang”
  • “Mulai Uji Coba Gratis Anda”
  • “Pesan Demo Hari Ini”
  • “Unduh Laporan Lengkap”

Teks CTA yang kuat menciptakan urgensi dan kejelasan, secara signifikan meningkatkan peluang konversi. Ini adalah salah satu komponen landing page yang paling berdampak langsung.

Baca Juga: Harga Jasa Pembuatan Landing Page 2026 Terbaik

Bukti Sosial (Social Proof)

Membangun Kepercayaan Pengunjung

Bukti sosial adalah salah satu alat persuasi paling ampuh dalam pemasaran. Ini memanfaatkan kecenderungan manusia untuk mengikuti tindakan orang lain, terutama ketika mereka tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan. Dengan menunjukkan bahwa orang lain telah mempercayai dan mendapatkan manfaat dari penawaran Anda, Anda dapat membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan cepat.

Di landing page, bukti sosial meyakinkan pengunjung bahwa mereka membuat pilihan yang tepat dan mengurangi risiko yang dirasakan. Ini sangat efektif untuk pengunjung yang baru pertama kali mengenal merek Anda.

Jenis Bukti Sosial

Ada beberapa bentuk bukti sosial yang bisa Anda gunakan:

  • Testimonial Pelanggan: Kutipan atau ulasan dari pelanggan yang puas, idealnya dengan foto dan nama mereka.
  • Studi Kasus: Cerita sukses yang lebih mendalam tentang bagaimana produk Anda membantu klien tertentu.
  • Penghargaan/Sertifikasi: Logo penghargaan industri atau sertifikasi keamanan.
  • Jumlah Pelanggan/Pengguna: Angka yang menunjukkan berapa banyak orang yang telah menggunakan produk Anda.
  • Logo Klien Terkemuka: Jika Anda bekerja dengan merek terkenal.
  • Rating Bintang: Dari platform ulasan populer.

Pilih jenis bukti sosial yang paling relevan dan meyakinkan untuk penawaran spesifik Anda. Pastikan bukti sosial tersebut asli dan dapat diverifikasi.

Penempatan Strategis

Bukti sosial harus ditempatkan di tempat yang mudah terlihat, seringkali di dekat CTA atau di bagian tengah halaman setelah Anda menjelaskan penawaran. Ini memberikan dorongan terakhir bagi pengunjung sebelum mereka membuat keputusan.

Jangan terlalu banyak menggunakan bukti sosial hingga halaman terlihat berantakan. Pilih beberapa yang paling kuat dan relevan. Pastikan bukti sosial tersebut terlihat asli dan tidak dibuat-buat, karena hal ini dapat merusak kepercayaan alih-alih membangunnya.

Baca Juga: Strategi Landing Page Efektif: Tingkatkan Konversi 2026

Navigasi Minimalis

Fokus pada Konversi

Salah satu ciri khas landing page yang efektif adalah navigasi yang minimalis. Berbeda dengan situs web penuh yang memiliki banyak tautan ke berbagai bagian, landing page dirancang untuk menghilangkan semua gangguan yang tidak perlu. Tujuannya adalah untuk menjaga pengunjung tetap fokus pada satu-satunya tujuan: konversi.

Artikel Terkait :  Pentingnya Website untuk UMKM: Tingkatkan Bisnis Anda

Terlalu banyak pilihan navigasi dapat mengalihkan perhatian pengunjung dari CTA dan menyebabkan mereka “tersesat” di situs Anda, atau bahkan meninggalkan halaman sama sekali. Dengan membatasi pilihan, Anda secara efektif membimbing mereka menuju tindakan yang diinginkan.

Menghilangkan Gangguan

Untuk mencapai navigasi minimalis, pertimbangkan untuk:

  • Menghapus Menu Navigasi Utama: Singkirkan bilah navigasi standar yang menuju ke halaman lain di situs Anda.
  • Menghilangkan Tautan Eksternal: Hindari tautan ke media sosial atau situs web lain yang tidak relevan.
  • Menjaga Footer Tetap Sederhana: Jika ada footer, pastikan hanya berisi tautan penting seperti kebijakan privasi atau syarat layanan.

Ini menciptakan pengalaman yang sangat terfokus, di mana setiap komponen landing page bekerja sama untuk satu tujuan tunggal. Pengunjung tidak akan bingung tentang apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.

Baca Juga: Manfaat Website untuk UMKM: Tingkatkan Bisnis Anda 2026

Mobile Responsiveness

Pentingnya Pengalaman Mobile

Di era digital saat ini, sebagian besar lalu lintas web berasal dari perangkat seluler. Oleh karena itu, sangat penting bahwa landing page Anda dirancang agar sepenuhnya responsif dan memberikan pengalaman yang optimal di semua ukuran layar, mulai dari smartphone hingga tablet. Landing page yang tidak responsif akan sulit digunakan di perangkat seluler, menyebabkan frustrasi dan tingkat pentalan (bounce rate) yang tinggi.

Google juga memprioritaskan situs web yang ramah seluler dalam hasil pencarian mereka, yang berarti landing page yang tidak responsif dapat merugikan upaya SEO Anda. Prioritaskan desain mobile-first untuk memastikan pengalaman pengguna yang lancar dan konversi yang maksimal.

Desain Adaptif

Desain responsif berarti bahwa tata letak, gambar, dan teks landing page Anda secara otomatis menyesuaikan diri dengan ukuran layar perangkat yang digunakan pengunjung. Ini mencakup:

  • Tata Letak Fleksibel: Elemen halaman menyesuaikan posisi dan ukurannya.
  • Gambar yang Dioptimalkan: Gambar dimuat dalam ukuran yang sesuai untuk perangkat seluler untuk kecepatan dan tampilan yang baik.
  • Teks yang Mudah Dibaca: Ukuran font yang memadai dan spasi baris yang nyaman untuk dibaca di layar kecil.
  • Tombol yang Dapat Diklik: CTA dan elemen interaktif lainnya cukup besar dan mudah disentuh.

Uji landing page Anda secara menyeluruh di berbagai perangkat seluler untuk memastikan semua komponen landing page berfungsi dengan baik dan terlihat menarik.

Kesimpulan

Membangun landing page yang efektif adalah seni dan sains. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang audiens Anda dan penerapan komponen-komponen kunci dengan strategi yang matang. Dari headline yang menarik perhatian hingga CTA yang tak terbantahkan, setiap elemen harus bekerja secara sinergis untuk membimbing pengunjung menuju konversi. Mengabaikan salah satu komponen ini dapat menjadi penghalang besar bagi keberhasilan kampanye Anda.

Ingatlah bahwa optimasi adalah proses berkelanjutan. Setelah meluncurkan landing page Anda dengan komponen-komponen yang telah dibahas, teruslah melakukan pengujian A/B dan analisis data untuk memahami apa yang paling berhasil bagi audiens Anda. Dengan iterasi dan perbaikan yang konstan, Anda dapat terus meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan pemasaran Anda.

Dengan menerapkan panduan ini, Anda kini memiliki pemahaman yang kuat tentang komponen landing page yang esensial. Saatnya untuk menerapkannya dan menciptakan landing page yang tidak hanya menarik tetapi juga menghasilkan konversi yang signifikan untuk bisnis Anda.

FAQ

Landing page adalah halaman web mandiri yang dibuat khusus untuk tujuan pemasaran atau periklanan. Pengunjung 'mendarat' di halaman ini setelah mengklik iklan atau tautan, dan halaman ini dirancang dengan satu tujuan tunggal, seperti mengumpulkan prospek atau mendorong penjualan.

Ada beberapa alasan mengapa landing page mungkin tidak berkonversi dengan baik. Beberapa penyebab umum meliputi headline yang tidak jelas, tawaran yang tidak menarik, CTA yang membingungkan, kurangnya bukti sosial, atau desain yang tidak responsif seluler. Evaluasi setiap komponen landing page Anda dan lakukan pengujian A/B untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.

Idealnya, landing page harus memiliki satu CTA utama yang jelas. Namun, Anda dapat mengulang CTA tersebut di beberapa titik strategis di halaman (misalnya, di atas lipatan, di tengah setelah menjelaskan manfaat, dan di bagian bawah) untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi pengunjung untuk berkonversi. Pastikan semua CTA mengarahkan ke tindakan yang sama.

Tidak semua landing page memerlukan formulir. Landing page yang bertujuan untuk penjualan langsung mungkin hanya memerlukan tombol "Beli Sekarang" yang mengarahkan ke halaman pembayaran. Formulir diperlukan jika tujuan utama Anda adalah mengumpulkan informasi kontak atau data prospek.

Keberhasilan landing page diukur melalui tingkat konversinya, yaitu persentase pengunjung yang menyelesaikan tindakan yang diinginkan (misalnya, mengisi formulir, melakukan pembelian). Metrik lain yang penting termasuk tingkat pentalan (bounce rate), waktu di halaman, dan biaya per konversi (cost per conversion) jika Anda menjalankan kampanye berbayar. Gunakan alat analitik web untuk melacak metrik ini.